Simple LTSP

Kelebihan LTSP sudah banyak yang tahu. Tapi untuk sekedar mencicipi apa yang namanya LTSP tentu tidak semua orang pernah merasakannya. Nah untuk rekan-rekan yang ingin mencoba mencicipi LTSP (wah kaya makanan aja ya….., inget… lagi shaum…..nih!) ikuti langkah-langkah berikut, yang saya rasa cukup mudah kalau tidak mau dibilang very easy.

Untuk menuntaskan rasa penasaran tentang LTSP yang sebelumnya belum pernah saya coba (maklum menunggu hardware terkumpul), tadi malam saya coba langkah-langkah berikut ini.

  1. Install edubuntu (kebetulan masih ada sisa dari paket yang dikirim canonical)
  2. Pada saat setting IP masukan 192.168.0.1, nama host bebas, sedangkan untuk DNS masukan 127.0.0.1
  3. Tunggu beberapa saat sampai instalasi selesai.
  4. Booting ulang system, dan buat account baru untuk login di komputer client.
  5. Buat disk boot, untuk emulasi etherboot rom. Sesuaikan dengan jenis LAN card yang terpasang di komputer client, waktu itu saya pakai LAN card onboard sis900 dengan etherboot rom eb-5[1].4.3-sis900.zdsk. (see www.rom-o-matic.net untuk mendapatkan etherboot rom)
  6. Masukan Floppy disk yang telah berisi etherboot rom ke pc client. Jangan lupa periksa koneksi antara server dengan client. (Saya mencoba LTSP dengan peer to peer connection, artinya saya pakai kabel UTP cross).
  7. Start pc client dengan booting dari Floppy. Tunggu beberapa saat….dan cling menu login edubuntu telah nampak di pc client.
  8. Masukan username yang telah dibuat tadi, dan pc client siap untuk dioperasikan.

Wah simple bukan….. tidak ada konfigurasi yang diutak-atik. Untuk explore selanjutnya terserah rekan-rekan semua.

Akhirnya punya juga 2 PC dengan koneksi LTSP. Tinggal nunggu (ngumpulin) monitor lagi untuk menambah menjadi 4 pc maklum ada 2 cpu lawas yang hampir tewas yang bisa dijadikan client di jaringan LTSP. 

1 Komentar »

  1. Rahmad F Budiman Berkata:

    Kalo yang kayak Igos Kwartet itu LTSP juga ga? gimana ya, teknisnya?

    Thanks.

    #IGOS Kwartet itu bukan seperti LTSP tetapi Multiseat artinya kalau di Igos kwartet itu satu CPU dengan 4 vga card dengan 4 port keyboard+mouse yang bisa dibentuk dari port usb. Sedangkan kalau LTSP satu CPU sebagai server dikerubutin beberapa cpu sebagai client. CPU client tidak mempunyai hd sehingga teknik ini biasa disebut diskless.


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini}

Tinggalkan sebuah Komentar